Unagi Kabayaki (Sidat Panggang) Agromania

Unagi Kabayaki (Sidat Panggang) Agromania

DAPATKAN VIDEO TUTORIAL

Klik DI SINI dan dapatkan Kumpulan Video Tutorial berisi segala hal tentang budidaya dan bisnis ikan sidat. Mencakup antara lain: Penanganan Ikan Sidat, Cara pembuatan pakan, Cara pemberian pakan, Strategi bisnis Ikan Sidat, Promosi Ikan Sidat, dan Investasi Ikan Sidat.

Pelatihan Lengkap Budidaya & Bisnis Ikan Sidat (angkatan ke-25). Daftar di Sini!


Dapatkan Diskon 30% untuk Pendaftaran Sebelum Tgl 10 Oktober 2014. Diskon istimewa ini hanya berlaku untuk angkatan ini.


TESTIMONI PELATIHAN LIHAT DI:
http://youtu.be/B_lVzHKV0TQ
http://youtu.be/DbDsNVq-mEk
http://youtu.be/75wBC_X7qYg
http://youtu.be/K-aVnPmHQS4
http://youtu.be/R2fe5tuh3pk

Memenuhi permintaan banyak peminat, pemula, dan calon pembudidaya dan pebisnis sidat, maka tanggal 25 s/d 26 Oktober 2014 mendatang Agromania bekerja sama dengan Kementrian Kelautan dan Perikanan Direktorat Jendral Perikanan Budidaya Tambak Pandu Karawang kembali akan mengadakan pelatihan lengkap Budidaya dan Bisnis Ikan Sidat. Pelatihan yang merupakan angkatan ke-25 ini akan mengambil format yang sama dengan pelatihan angkatan2 sebelumnya yang telah melahirkan banyak pembudidaya dan pebisnis sidat sukses baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

Seperti pelatihan2 sebelumnya, pelatihan yang akan diadakan di Griya Patria Jakarta Selatan (Jl. Pejaten Barat Raya) ini juga akan diisi dengan acara praktek budidaya ikan sidat.

INVESTASI :
Rp. 3.900.000,- (tiga juta sembilan ratus ribu rupiah)
-Bawa 3 orang, gratis 1 orang.

Berhubung jumlah peserta dibatasi, pendaftaran akan kami tutup begitu jumlah peserta mencapai target. Oleh karena itu, untuk menjamin ketersediaan tempat, kami anjurkan Anda untuk melakukan pendaftaran secepatnya. Makin cepat makin baik. Selain jaminan ketersediaan tempat, Anda juga akan mendapat diskon khusus dari penyelenggara. Info lengkap hub: (021) 719-0833, 719-0864 atau SMS: 0 8 1 2 9 4 9 3 6 7 7

MOHON DIPERHATIKAN: Sesudah mengisi formulir pendaftaran di bawah dan menekan tombol SUBMIT FORM, tunggu beberapa saat untuk memastikan formulir Anda benar2 sudah terkirim. Lalu klik tombol CONTINUE. Formulir Anda terkirim dengan benar setelah muncul tulisan "Thanks for your submission!". Untuk mempercepat proses, setelah formulir terkirim, jangan lupa untuk mengirim SMS ke 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 dengan isi "Sidat".

FORMULIR PENDAFTARAN

Nama Lengkap:
Alamat Lengkap:
Telp/Fax:
HP/Ponsel:
Email:
Pekerjaan:
Bidang Bisnis:
Status:
Pembayaran:

Saya menyatakan mengisi data di atas dengan sebenar2nya dan akan segera melakukan pembayaran paling lambat 2 hari setelah tanggal hari ini.


Get your own free form like this one.

RINCIAN ACARA PELATIHAN

PENYELENGGARA
PT Agromania Mitra Artha bekerja sama dengan Kementrian Kelautan dan Perikanan Direktorat Jendral Perikanan Budidaya Tambak Pandu Karawang

TUJUAN
Menciptakan pelaku-pelaku sukses di bidang budidaya dan bisnis ikan sidat

TEMA
Meraih Sukses Melalui Budidaya dan Bisnis Ikan Sidat

MATERI PELATIHAN
1.Cara dan Kiat Bisnis/Ekspor Ikan Sidat
2.Kiat dan Tehnik Budidaya Lengkap Ikan Sidat

METODE PELATIHAN
-Teori
-Praktek /Pengenalan langsung ikan sidat
-Mencicipi masakan khas ikan sidat

WAKTU
-Teori : Sabtu, 25 Oktober 2014 (09.00 WIB s/d selesai)
-Praktek: Minggu, 26 Oktober 2014 ( 07.00 WIB s/d selesai)

TEMPAT PELATIHAN
-Teori : Griya Patria, Jl. Pejaten Barat No. 16 – Kemang, Jakarta Selatan

INVESTASI :
Rp. 3.900.000,- (dua juta sembilan ratus ribu rupiah)
-Investasi sudah termasuk CD step by step budidaya ikan sidat.
-Bawa 3 orang, gratis 1 orang.

FASILITAS
Sertifikat, Goodybag, Materi pelatihan, ID Card, 1 CD Info Budidaya dan Bisnis Ikan Sidat, 2 DVD Video Budidaya Ikan Sidat, Snack dan Makan siang

CARA PENDAFTARAN ( Pilih Salah Satu) :
1.Mendaftar langsung ke alamat sekretariat
2.Mendaftar antaran/delivery (petugas datang ke alamat, khusus Jakarta)
3.Mendaftar via telepon ke no : 021-719.0833, 021-719.0864
4.Mendaftar dengan mengisi formulir di atas

CARA PEMBAYARAN ( Pilih Salah Satu) :
1.Membayar langsung ke alamat sekretariat
2.Membayar antaran petugas yang datang ke alamat (Khusus Jakarta)
3.Membayar melalui transfer BANK :
•Bank BCA Cab. Kemang, No Rek : 286.301.4590 a/n PT. Agromania Mitra Artha
•Bank Mandiri Cab. Kemang, No Rek : 127.000.631.8081 a/n PT. Agromania Mitra Artha.
Setelah transfer infokan ke : agromaniasukses@gmail.com atau SMS ke : 0 8 1 2 9 4 9 3 6 7 7

PROMOSI
Bagi perorangan dan perusahaan yang ingin berpromosi dalam bentuk pembagian brosur, meja display, dan standing banner silahkan menghubungi sekretariat

ALAMAT SEKRETARIAT
AGROMANIA BUSINESS CLUB
Jl. Belimbing No.9, Kemang Timur
Jakarta Selatan 12510
Email : agromaniasukses@gmail.com
Telp : (021) 719-0833, (021) 719-0864
SMS : 0878 7874 7708

*Peserta minimal 20 orang. Syarat dan ketentuan berlaku

Paket Praktek Belajar Sendiri

Paket Praktek Belajar Sendiri Memelihara Ikan Sidat kini tersedia (dalam jumlah terbatas). Paket terdiri dari bibit sidat, pakan sidat, aquarium, peralatan lengkap (serokan, tempat pakan, selang dan batu aerasi, selang dan busa filter, air pump, heater, dll). Bagi yang berminat, silahkan hub secepatnya telp. 021-7190833 ata SMS: 087878747708. Pesan sekarang, persediaan terbatas!

Mencicipi Unagi Kabayaki



Saat browsing tentang ikan-ikan hebat di Indonesia, saya kok banyak sekali dapat informasi tentang ikan sidat. Saya jadi penasaran sekali, apa sih hebatnya ikan satu ini? Ternyata, memang banyak kehebatannya. Tidak ingin menyimpan sendiri informasi yang sangat bermanfaat itu, saya pun berbagi dengan membuat tulisan di Kompasiana 9 Oktober 2014, dengan judul: Ada Apa dengan Sidat?
`
Begitu seabreg-nya khasiat ikan sidat, saya yang belum pernah sama -sekali mengonsumsi ikan yang banyak tersebar di perairan Indonesia ini, jadi penasaran. Saya mencoba mencari sumber ikan sidat, tapi ternyata harus pergi jauh, setidaknya ke Sukabumi atau Cilacap untuk mendapatkan ikan sidat hidup. Karena di sanalah ikan sidat ini banyak dibudidayakan.

Lalu saya teringat suatu saat pernah lewat di daerah Kemang Timur, Jakarta Selatan pernah melihat sebuah konter mungil yang spanduk di depannya tertulis: Ikan Sidat Panggang: Unagi Kabayaki. Lupa-lupa ingat, saya pun mencoba menelusuri daerah Kemang Timur. Setelah bertanya beberapa kali baru ketemu. Ternyata lokasinya tidak tepat di jalan Kemang Timur Raya tapi masuk ke jalan Belimbing. Sebuah spanduk warna biru pun terlihat jelas di depan konter.

Dengan penuh rasa ingin tahu, saya pun mampir ke konter Unagi Kabayaki itu. Rupanya konter itu juga menjadi kantor sebuah perusahaan agrobisnis, dan mereka yang ada di konter itu adalah juga sebagai pegawai administrasi. Ketika saya tanya siapa pemilik usaha ikan sidat ini, mereka jelaskan: pemiliknya adalah seorang mantan jurnalis di sebuah media nasional gaya hidup. Dia mengundurkan diri dari dunia jurnalistik dan menekuni bisnis ikan sidat, karena melihat prospeknya yang sangat bagus. Walau menurut para pagawai di konter itu, masih banyak tantangan untuk mensosialiasikan ikan sidat. “Karena belum banyak yang kenal sama ikan ini,” demikian kata mereka.

Wow, ternyata harga ikan sidat lumayan mahal, satu kilo ikan sidat hidup ukuran konsumsi bisa mencapai harga Rp. 160 ribu. Mungkin karena memang masih langka dan terbatas pembudidayanya. Sedangkan Unagi Kabayaki  atau ikan sidat panggang yang siap santap (hanya tinggal dipanaskan sebentar) dijual dengan ukuran gram. Harga per gram-nya mencapai ratusan rupiah. Jadi, satu ekor ikan sidat panggang berat sekitar 200 gram, yang dijual dalam kondisi beku, bisa mencapai harga di atas seratus ribu rupiah. Ah, tapi tidak mengapa, mengingat khasiatnya yang super hebat dan –katanya—sangat lezat, saya pun membeli satu ekor Unagi Kabayaki ukuran sedang. “Cukup dihangatkan sebentar di microwave atau dikukus, unagi kabayaki siap disantap dengan nasi hangat,” pesan penjaga konter.

Sampai di rumah, karena nggak punya microwave, ikan sidat panggang yang masih beku itu saya kukus sebentar. Begitu sausnya yang berwarna cokelat gelap meleleh, segera saya angkat. Bersama nasi hangat saya santap ikan sidat panggang itu. Wah, benar, ternyata rasanya sangat lezat. Dagingnya empuk, lembut, tidak kenyal, sausnya yang terdiri dari kecap jepang, terasa nikmat menyentuh lidah. Soal khasiat, setelah beberapa saat makan, tubuh terasa hangat dan agak lebih segar. Mungkin itu salah satu khasiat yang disebutkan dalam beberapa tulisan tentang sidat saat saya browsing: ikan sidat bisa menambah stamina. 

Lalu, bagaimana dengan khasiat lain yang, katanya, bisa menambah otak cerdas, tidak gampang pikun, kulit menjadi bersih, menstabilkan tekanan darah, membuat awet muda dan melawan berbagai penyakit? Nah, mungkin saya harus mengonsumsi secara rutin, seperti orang Jepang dan Korea, baru bisa merasakan khasiat dahsyatnya itu. (M)

Read more...

Mengungkap Fakta2 Sidat, Ikan Indonesia yang Paling Diburu di Dunia



Ada apa dengan sidat? Mengapa ikan ini sangat dicari oleh bangsa Eropa dan negara Asia Timur (Jepang, Korea, Taiwan, Hongkong, Cina, dll)? Apa yang membuat orang kini ramai2 terjun membudidayakan dan berbisnis ikan sidat? Bagaimana cara membudidayakannya? Apa keunikan ikan ini? Bagaimana prospeknya? Bagaimana pasarnya? Bagaimana cara yang paling sederhana dengan modal minim untuk memulai bisnis ini? Ternyata ada segudang fakta yang bisa menjawab pertanyaan2 tersebut.

FAKTA PERTAMA: Ikan sidat sangat diburu oleh bangsa Eropa dan orang Jepang dan negara2 Asia Timur karena diyakini mampu meningkatkan kepintaran dan tinggi badan. Ikan sidat mempunyai banyak keunggulan. Konon, tekstur dagingnya yang lembut mampu menyembuhkan berbagai penyakit, terutama penyakit kulit. Di Jepang dan Eropa, sidat digemari karena memiliki kandungan protein, terutama vitamin A. Kandungan vitamin A sidat 45 kali lipat dari kandungan vitamin A susu sapi. Kandungan vitamin B1 sidat setara dengan 25 kali lipat kandungan vitamin B1 susu sapi. Kandungan vitamin B2 sidat sama dengan 5 kali lipat kandungan vitamin B2 susu sapi. Dibanding ikan salmon, sidat mengandung DHA (Decosahexaenoic acid, zat wajib untuk pertumbuhan anak) sebanyak 1.337 mg/100 gram sementara ikan salmon hanya 748 mg/100 gram. Sidat memiliki kandungan EPA (Eicosapentaenoic Acid) sebesar 742 mg/100 gram sementara salmon hanya 492 mg/100 gram. Masih banyak lagi kandungan zat ajaib yang terkandung dalam tubuh sidat. Tak heran, di Eropa, Amerika, Taiwan, dan Jepang, konsumsi ikan sidat cukup tinggi.

FAKTA KEDUA: Indonesia adalah salah satu negara penghasil benih sidat terbesar di dunia. Bahkan diyakini nenek moyang sidat di dunia asalnya dari Indonesia. Dari 18 jenis sidat di dunia, 7 di antaranya ada di Indonesia.

FAKTA KETIGA: Permintaan akan ikan sidat terus meningkat. Tengoklah pasar ikan sidat sekarang. Kebutuhan dunia akan sidat saat ini sekitar 300.000 ton. Dan, khusus di Jepang, permintaannya mencapai 120.000 ton per tahun. Memang, Negeri Matahari Terbit juga membiakkan ikan jenis ini. Hanya, kini 75% di antaranya kudu diimpor lantaran benih di perairan Jepang kian menurun. Hebatnya lagi, dari 18 spesies sidat di dunia, tujuh di antaranya ada di Indonesia. Malah, diduga, nenek moyang ikan mirip belut ini berasal dari perairan Sulawesi.

Thread Sidatmania di Kaskus:
http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000014425837/mengungkap-fakta2-sidat-ikan-indonesia-yang-paling-diburu-di-dunia/

Read more...

Ikan Indonesia yang paling diburu Jepang utk Kepintaran dan Tinggi Badan


Jijik boleh-boleh saja. Tapi, jika tahu khasiatnya, orang bakal tak sempat membayangkan rasa jijiknya. Itulah yang biasa dialami orang ketika melihat ikan sidat alias anguilla. Badannya yang pipih memanjang sekilas mirip belut. Cuma, kalau lebih ditelisik, kepalanya ternyata berbeda. Bentuknya lebih mirip ikan lele yang ber-sungut dua. Ngerinya, pada umur setahun, bentuknya tak berbeda dengan ular. Panjangnya bisa mencapai 2-3 meter. Di Indonesia ikan ini dikenal dengan berbagai nama menurut bahasa daerah. Orang Betawi menyebutnya Moa, orang Sulawesi menyebutnya Sogili, orang Sunda menyebutnya Lubang, sementara ada juga yang menyebutnya Massapi. Dalam bahasa Indonesia ikan ini disebut ikan Sidat (anguilla sp.).

Ikan sidat mempunyai banyak keunggulan. Konon, tekstur dagingnya yang lembut mampu menyembuhkan berbagai penyakit, terutama penyakit kulit. Di Jepang dan Eropa, sidat digemari karena memiliki kandungan protein, terutama vitamin A. Kandungan vitamin A sidat 45 kali lipat dari kandungan vitamin A susu sapi. Kandungan vitamin B1 sidat setara dengan 25 kali lipat kandungan vitamin B1 susu sapi. Kandungan vitamin B2 sidat sama dengan 5 kali lipat kandungan vitamin B2 susu sapi. Dibanding ikan salmon, sidat mengandung DHA (Decosahexaenoic acid, zat wajib untuk pertumbuhan anak) sebanyak 1.337 mg/100 gram sementara ikan salmon hanya 748 mg/100 gram. Sidat memiliki kandungan EPA (Eicosapentaenoic Acid) sebesar 742 mg/100 gram sementara salmon hanya 492 mg/100 gram. Masih banyak lagi kandungan zat ajaib yang terkandung dalam tubuh sidat. Tak heran, di Eropa, Amerika, Taiwan, dan Jepang, konsumsi ikan sidat cukup tinggi.

Tengoklah pasar ikan sidat sekarang. Kebutuhan dunia akan sidat saat ini sekitar 300.000 ton. Dan, khusus di Jepang, permintaannya mencapai 120.000 ton per tahun. Memang, Negeri Matahari Terbit juga membiakkan ikan jenis ini. Hanya, kini 75% di antaranya kudu diimpor lantaran benih di perairan Jepang kian menurun. Hebatnya lagi, dari 18 spesies sidat di dunia, tujuh di antaranya ada di Indonesia. Malah, diduga, nenek moyang ikan mirip belut ini berasal dari perairan Sulawesi.

Makan ikan sidat atau dikenal dengan Unagi, bukanlah makanan biasa, tetapi termasuk termahal di resetoran Jepang sehingga bila kita dijamu dengan hidangan makanan tersebut, menunjukkan kita sebagai tamu terhormat. Unagi merupakan suguhan makanan bagi pertemuan pembisnis besar dan terkenal atau tokoh tokoh penting . Karenanya yang terlibat dalam bisnis sidat disana adalah perusahaan besar multi nasional seperti Mitsui, Marubeni, Ssasakawa dan lainnya dan perusahaan ini baru mau bekerjasama bila kita mampu memasok kontrak diatas 5.000 ton pertahun .

Indonesia hingga saat ini belum mampu berbuat, walau ada 3 wilayah khusus di perairan kita sebagai tempat pengembangan telur ikan sidat yaitu Poso, Sorong Barat dan Pelabuhan Ratu.

Ikan yang menjadi santapan kalangan elite di Jepang ini kini semakin diminati pebisnis di Indonesia. Apalagi dengan terbukanya pasar ekspor sidat ke negara-negara Asia Timur (Taiwan, Korea Selatan, dan Jepang). Kini, permintaan sidat sangat tinggi baik di pasar lokal maupun pasar internasional. Sayangnya permintaan yang sangat tinggi tidak diimbangi oleh ketersediaan pasokan. Beberapa supermarket besar di Jakarta masing-masing membutuhkan sidat segar 3 ton perbulan sementara yang terpenuhi baru 10 persennya, inipun pasokannya tidak kontinyu. Ini belum terhitung kebutuhan restoran dan perusahaan-perusahaan pengolah hasil perikanan.

Di Indonesia, keberadaan ikan ini gencar disosialisasikan oleh Agromania dengan mengadakan berbagai kegiatan seperti pelatihan, seminar, dan workshop bekerja sama dengan Kementrian Kelautan dan Perikanan Direktorat Jendral Perikanan Budidaya Tambak Pandu Karawang. Jika Anda ingin mendapatkan informasi yang lengkap atau mengikuti ACARA TEMU, PELATIHAN, ATAU ANJANGKARYA BUDIDAYA DAN BISNIS SIDAT, silahkan hubungi Pusat Informasi Sidat Agromania: (021)719.0833, 719.0851, 719.0864 atau SMS ke 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9. (DARI BERBAGAI SUMBER).

  © Blogger template Werd by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP